Internal Audit ISO 9001-2008

Perusahaan yang telah mengadopsi Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2008 harus melakukan kegiatan audit internal secara berkala untuk menilai tingkat keberhasilan penerapan dan kekurangan-kekurangan Sistem Manajemen Mutu perusahaan sehingga dapat diambil tindakan-tindakan perbaikan yang diperlukan.

Selain itu tujuan audit internal adalah untuk mengetahui seberapa efektif kesesuaian Sistem Manajemen Mutu yang diterapkan dibandingkan dengan prosedur yang berlaku dan persyaratan ISO 9001:2008.

Audit internal harus dilaksanakan secara independen. Maksudnya adalah Auditor tidak diperbolehkan melakukan audit pada area pekerjaannya dan harus memiliki kompetensi melakukan audit Sistem Manajemen Mutu. Hal ini sangat penting untuk memperoleh hasil audit yang maksimal Oleh sebab itu, auditor yang ditunjuk harus mendapat pelatihan yang cukup. Materi yang harus dikuasainya antara lain persyaratan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001 dan teknik-teknik audit yang baik berdasarkan standar audit ISO 19011.

TUJUAN PELATIHAN :

1. Merubah mind-set dan paradigma : tentang internal audit yang dipersepsikan untuk mencari-cari kesalahan menjadi peluang untuk perbaikan
2. Internal audit tidak hanya sekedar mencari kesahalan dokumentasi tetapi lebih kepada nilai tambah bagi perusahaan


MATERI PELATIHAN :

1. Pemahaman Persyaratan ISO 9001
Hari pertama, para calon auditor diberi penjelasan tentang standar ISO 9001, termasuk contoh-contoh kasus dalam pelaksanaan audit. Dijelaskan pula dokumen-dokumen yang disyaratkan oleh standar ISO 9001:2008 untuk diperiksa kesesuaiannya pada saat audit.

2. Teknik Audit ISO 19011
Hari ke dua, para calon auditor dibekali pengetahuan teknik-teknik audit dan pelaksanaan audit yang meliputi kegiatan sebagai berikut: pertemuan pendahuluan auditor dan auditee (opening meeting), penyusunan dan pembuatan audit checklists, pelaksanaan audit, pengumpulan bukti-bukti audit dan analisa penyimpangan, rapat penutupan (closing meeting), penyusunan dan pembuatan laporan audit, dan tindak lanjut hasil audit (follow-up activities). Untuk mencapai sasaran pelatihan, para peserta diberi kesempatan melakukan praktek audit yang disiapkan dalam bentuk workshop.


METODE PELATIHAN :

1. Teori
2. Workshop