Seleksi dan Evaluasi Supplier

Supplier merupakan kepanjangan organisasi suatu perusahaan, dalam artian kualitas kinerja perusahaan dipengaruhi oleh kualitas kinerja supplier. Oleh karena itu untuk menjaga kualitas kinerjanya perusahaan tersebut wajib memiliki sistem seleksi dan evaluasi supplier (atau subkontraktor). Dengan tujuan agar dapat diketahui kinerja supplier sebagai mitra bisnis perusahaan. Hal ini sejalan dengan Standar ISO 9001 yang mensyaratkan untuk dilakukannya proses seleksi dan evaluasi supplier.

Mencari dan memilih supplier yang berkualitas tak dapat hanya berdasarkan satu faktor saja yakni dengan mempertimbangkan biaya/harga (cost) saja, melainkan harus turut dipertimbangkan quality dan delivery sebagai kriteria penting. Merancang sistem seleksi dan evaluasi supplier yang didasarkan pada model dengan kriteria quality, cost dan delivery (QCD) merupakan sistem terbaik dan obyektif yang seharusnya dimiliki perusahaan.

Dalam mengembangkan sistem seleksi dan evaluasi supplier yang dilandasi QCD perlu mengikuti beberapa tahap antara lain :

• Penetapan Kriteria,
• Penetapan Bobot Kinerja,
• Penyusunan Scoring System
• Pelaporan Hasil Seleksi & Evaluasi Supplier.


Tujuan Pelatihan membantu para peserta untuk :

• Memahami kriteria seleksi dan evaluasi supplier
• Mengetahui sistem pembobotan
• Dapat menyusun cara seleksi dan evaluasi supplier yang baik dan obyektif


Metode Pelatihan :

• Teori
• Workshop dengan menggunakan metode :
> Analytical Hierarchy Proses (AHP). Melalui metode AHP dapat diketahui bobot tiap-tiap kriteria dan indikator kinerja supplier.
> Weighted Point.